
Muaro Jambi (Tim Humas MTsN 3 Muaro Jambi) – Kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu tahun 2025 kembali menghadirkan suasana meriah dan penuh kreativitas, salah satunya melalui cabang lomba Menulis Cerpen (Cerita Pendek) dalam Bahasa Melayu Jambi. Cabang ini menjadi perhatian tersendiri karena menuntut peserta untuk mampu menuangkan ide, pengalaman, serta nilai budaya lokal ke dalam karya sastra yang sarat pesan moral.
Lomba menulis cerpen ini tidak hanya menguji kemampuan siswa dalam merangkai kata secara menarik, tetapi juga menantang mereka untuk mempertahankan kekhasan bahasa daerah, khususnya Bahasa Melayu Jambi. Setiap peserta dituntut mampu menghadirkan alur cerita yang kuat, karakter yang hidup, dan penggunaan bahasa yang sesuai dengan kaidah Melayu Jambi.
Guru-guru pendamping dari MTsN 3 Muaro Jambi menilai bahwa lomba cerpen dalam bahasa daerah merupakan wadah penting untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa dan sastra daerah. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk mengasah imajinasi dan meningkatkan kemampuan literasi para siswa.
Para peserta tampak antusias mengikuti proses penulisan hingga tahap pengumpulan karya. Tidak sedikit dari mereka yang mengangkat cerita berlatar kehidupan sehari-hari masyarakat Jambi, folklore, hingga nilai-nilai adat yang masih lestari. Hal ini menunjukkan bahwa siswa tidak hanya kreatif, tetapi juga mampu menggali kekayaan budaya sebagai sumber inspirasi.
Melalui cabang Menulis Cerpen Bahasa Melayu Jambi, Festival Tunas Bahasa Ibu 2025 diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang bangga berbahasa daerah sekaligus terampil dalam dunia kepenulisan. Komitmen untuk menjaga dan melestarikan bahasa daerah menjadi pesan utama yang terus digaungkan dalam setiap rangkaian kegiatan festival ini.
|
34x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...