Selamat Datang di Website Resmi MTSN 3 Muaro Jambi # Kepala MTsN 3 Muaro Jambi. Kardono, Z., S.Ag, M.Pd # Madrasah Hebat,Madrasah bermartabat,Mewujudkan Insan Yang Berakhlak Mulia # Ikhlas Beramal,Ikhlas Mengajar,Demi memajukan Anak Bangsa
Diposting Pada: Minggu, 26 Oktober 2025

FYI : 5 Tipe Manusia menurut hukum fikih dengan istilah al-ahkam al-khamsah

FYI : 5 Tipe Manusia menurut hukum fikih dengan istilah al-ahkam al-khamsah

penjelasan menarik dan penuh makna tentang lima tipe manusia yang diibaratkan dengan lima hukum dalam Islam, yaitu haram, makruh, mubah, sunnah, dan wajib.
Analogi ini sering digunakan dalam tausiah untuk mengajak kita merenungkan nilai diri dan peran kita di masyarakat.



🟥 1. Manusia Haram

Makna:
Manusia yang keberadaannya justru membawa dosa, keburukan, dan kerusakan.
Ciri-ciri:

Suka memfitnah, menebar kebencian, dan memecah belah.

Melakukan perbuatan yang merugikan orang lain.

Tidak menjadi teladan, bahkan menjauhkan orang dari kebaikan.
Kesimpulan:
Kehadiran manusia jenis ini tidak diinginkan — bahkan sebaiknya dijauhi karena menimbulkan kerusakan moral dan sosial.



🟧 2. Manusia Makruh

Makna:
Manusia yang tidak membawa manfaat, bahkan terkadang mengganggu.
Ciri-ciri:

Sering menimbulkan masalah kecil.

Tidak melakukan hal buruk secara langsung, tapi juga tidak berkontribusi positif.
Kesimpulan:
Kehadirannya lebih baik tidak ada, karena seringkali justru membuat suasana tidak nyaman.




🟨 3. Manusia Mubah

Makna:
Manusia yang netral — ada atau tidaknya sama saja.
Ciri-ciri:

Tidak berbuat jahat, tetapi juga tidak menebar kebaikan.

Menjalani hidup tanpa arah atau kontribusi berarti.
Kesimpulan:
Orang seperti ini tidak menambah kebaikan, tetapi juga tidak menambah keburukan.
Namun, hidup seperti ini tidak seharusnya menjadi tujuan, karena manusia diciptakan untuk bermanfaat.




🟩 4. Manusia Sunnah

Makna:
Manusia yang kehadirannya membawa kebaikan dan membuat orang lain senang.
Ciri-ciri:

Suka membantu, menebar senyum, menenangkan suasana.

Memberikan inspirasi, keteladanan, dan semangat.
Kesimpulan:
Kehadirannya disukai dan dirindukan. Bila dia tidak ada, orang lain akan merasa kehilangan.




🟦 5. Manusia Wajib

Makna:
Manusia yang sangat dibutuhkan dan membawa manfaat besar bagi banyak orang.
Ciri-ciri:

Menjadi panutan dan penopang kebaikan.

Keberadaannya memberi pengaruh positif yang luas.

Selalu menolong, membimbing, dan memberi solusi.
Kesimpulan:
Inilah manusia ideal yang diharapkan oleh agama dan masyarakat — manusia yang kehadirannya membawa keberkahan dan kemaslahatan.


🌟 Pesan Renungan:
“Janganlah kita menjadi manusia haram, makruh, atau mubah.
Berusahalah menjadi manusia sunnah, dan jika mampu — jadilah manusia wajib:
yang keberadaannya dibutuhkan, dan kepergiannya dirindukan.”

















Tim Humas MTsN 3 Muaro Jambi
Publish: Eni Ayu Arnoni

Kunjungi Kami:
Facebook dan YouTube:
MTsN 3 Muaro Jambi
Instagram:
@mtsn3_muarojambi
Whatsapp:
+62 812-3376-0408

#MadrasahHebat
#MTsN3MuJa
#MTsN3MuaroJambi
#kemenagMuaroJambi

 


90x
Dibaca
.

Berita Lainnya:

  1. Asesmen Sumatif Semester Ganjil MTsN 3 Muaro Jambi Berjalan Lancar Selama 1–8 Desember 2025 47x dibaca
  2. Hari Terakhir Pelatihan MOOC Pintar Kemenag, Guru MTsN 3 Muaro Jambi Tetap Semangat Ikuti Pembelajaran 67x dibaca
  3. Jesica Amira Terus Asah Kemampuan Menulis Arab Melayu untuk Lomba Festival Bahasa Ibu Tingkat Provinsi 66x dibaca
  4. MTsN 3 Muaro Jambi Kirim Dua Perwakilan Ikuti Pelatihan ToF KBC 44x dibaca
  5. PART 5 – Warisan Abadi dan Penetapan Sebagai Bapak Pendidikan Nasional 65x dibaca

Go Back To Home

Jadwal Sholat

Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya

Memuat tanggal...

Imsak--:--
Subuh--:--
Terbit--:--
Dhuha--:--
Dzuhur--:--
Ashar--:--
Maghrib--:--
Isya--:--

Peta Lokasi MTSN 3 Muaro Jambi

Mars Madrasah