
Muaro Jambi, 10 Maret 2025 – Banjir yang telah melanda MTsN 3 Muaro Jambi sejak lima hari lalu terus berdampak pada kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut. Akibat air yang merendam hampir seluruh ruang kelas, para siswa terpaksa melaksanakan pembelajaran di mushollah sekolah, satu-satunya tempat yang masih aman dari genangan air.
Meskipun kondisi ini cukup menantang, pihak sekolah dan siswa tetap semangat menjalani proses belajar. Mushollah yang biasanya digunakan untuk kegiatan ibadah kini berfungsi sebagai ruang kelas darurat. Para guru berusaha sebaik mungkin untuk memberikan materi pelajaran kepada siswa meski dengan keterbatasan fasilitas dan ruang.

"Ini adalah situasi yang tidak terduga, namun kami tetap berusaha memberikan pendidikan yang terbaik. Kami bersyukur mushollah menjadi satu-satunya tempat yang tidak terendam air, sehingga siswa tetap bisa belajar dengan nyaman meskipun dalam kondisi terbatas," ujar Kepala MTsN 3 Muaro Jambi, Kardono Z.
Sementara itu, para siswa juga menunjukkan sikap positif meski harus belajar di tengah kondisi yang serba sulit. Mereka tetap berfokus pada materi pelajaran yang disampaikan oleh para guru dengan semangat yang tinggi. "Walaupun harus belajar di mushollah, kami tetap berusaha mengikuti pelajaran dengan baik," kata seorang siswa, Dwi, yang tergabung dalam kelas 9.
Banjir yang melanda kawasan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada beberapa fasilitas sekolah, seperti ruang kelas, perpustakaan, dan laboratorium. Namun, pihak sekolah mengungkapkan bahwa mereka akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan pihak terkait lainnya untuk segera memperbaiki kerusakan dan memastikan proses belajar mengajar bisa berjalan lancar kembali setelah banjir surut.
Pihak MTsN 3 Muaro Jambi berharap, kondisi ini segera membaik agar kegiatan belajar dapat kembali berjalan normal.
|
67x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...